Masjid-Masjid Tua Di Pulau Bangka. #84, Masjid Jami’ Nurul Ihsan, Gunungmuda-Belinyu.
Oleh: Meilanto
Goenoengmoeda, begitu ejaan yang tertulis pada peta tahun 1933 yang memuat topografi Kampung Goenoengmoeda, tambang 14, tambang 19, dan tambang 25.
Jika melihat topografi Kampung Goenoengmoeda, terlihat sebuah mesigit yang berada di sisi barat jalan raya Sungailiat – Belinyu persis dekat tikungan.

Dalam peta tersebut, masjid ditandai dengan warna hitam yang berarti terbuat dari kayu yang bagian Utara masjid terdapat duiker of doorlaat van steen. (Gorong-gorong terbuat dari batu).
Belakang masjid (sebelah barat) terdapat aliran kabel listrik tegangan tinggi 30.000 volt (Hoogspanningskabel van 30.000 volt) dan kolong bekas penambangan timah dengan lahan basah (drasland) serta tanaman bambu (bamboebosch).
Saat ini Masjid Jami’ Nurul Ihsan masih berdiri kokoh pada posisi yang sama dengan posisi awal dan telah dibanguan masjid baru dengan desain modern dengan 1 menara di sisi Utara serta kubah besar dengan warna hijau.
Lahan masjid merupakan wakaf dari Syamsuddin Bihin dengan nazhir Abdul Ronie CH. cs dengan nomor Akta Ikrar Wakaf (AIW) atau Akta Pengganti Ikrar Wakaf (APAIW): W.3.a/ 38/06 Tahun 1991. Nomor sertifikat: 592 Gunung Muda dengan luas 612 m2.