Sejarah Penamaan Wilayah Di Pulau Bangka. #30, Toponimi Kampung Terak atau Klasah

Terak

Oleh Dato’ Akhmad Elvian, DPMP, CECH, CIRBC*)


Kampung Terak sering disebut Klasah adalah salah satu kampung lama (native village) yang masuk dalam wilayah Distrik Pangkalpinang. Dalam beberapa peta lama Inggris dan Belanda ditulis dengan Tirak,Trak.

Selanjutnya menurut Buddingh (1852-1857: 65) ditulis dengan kampongs Klassa. Dalam Algemeen Verslag Der Residentie Banka Over Het Jaar 1850, Bundel Bangka No. 41; Kampung Terak ditulis Trak/ Klasah.

Toponimi Terak atau Tirak atau Trak berasal dari nama spesifik Terak yang  dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti ampas leburan logam (Timah dan sebagainya) yang dilebur dalam tanur tinggi, rupanya sebagai batu kaca. Secara khusus Terak Timah adalah hasil samping dari proses peleburan bijih Timah, yang merupakan limbah dengan kandungan senyawa oksida yang tidak dapat tereduksi. 

Terak Timah biasanya memiliki bentuk seperti batu dan mengandung Timah (Sn), silikon (Si), serta unsur radioaktif torium. Selain itu, terak Timah juga mengandung unsur-unsur logam berharga seperti titanium, tantalum, niobium, dan wolfram. 

Sedangkan toponimi Klasah atau Klassa berasal dari nama spesifik lokal di Pulau Bangka untuk penyebutan ikan Arwana yang disebut dengan ikan Kelesak atau Klesa atau Klasah, bahkan di wilayah geografis Kampung Terak ada toponimi Aik Kelesak yang secara spesifik menunjukkan nama generik Anak Sungai dan nama spesifik Ikan Kelesak (Klassa) yang endemik hidup di anak sungai.

Ikan Kelesak (Klassa) / Arwana
Sumber: PPID, Balai Riset Budidaya Ikan Hias
Kementerian Kelautan dan Perikanan

Ikan Kelesak atau Arwana memilki nama Latin Scleropages formosus, adalah salah satu spesies ikan air tawar dari Asia, termasuk endemik di sungai dan rawa rawa di Kepulauan Bangka Belitung.

Menelisik kondisi topografi Kampung Terak atau Klassa, pada sepanjang sisi Timur sampai ke arah Timur Lautnya adalah wilayah rawa rawa dari sempadan Sungai Pedindang yang berhulu di Kelekak Balai dan Gunong Mangkoel (397,5m), Gunong Koekoes (378m) dan Gunong Doeaajam (342m).

See also  Setiap Tanggal 5 April, Perayaan Ceng Beng pada Pemakaman Tionghoa di Pat Kong Mun

Dalam Map of the island of Banka: compiled from remarks and materials collected during a journey through the island, annexed to a report on the same and addresed to the Honourable Thomas Stamford Raffles Esqre. Leutenant Governor of the island of java and its dependencies & c, by his most obedient servant Thomas Horsfield, digambarkan Kampung Terak dihubungkan berupa garis putus-putus yang lurus, dan merupakan jalur distribusi dan transportasi pengangkutan Timah ke distrik Pangkal Penang dengan jalur yang menghubungkan Kampung Tirak (Terak) ke Village of Batin Marawang (pada bagian Timur dari Mendoo River) menuju Mines of Pangkal Penang dan ke Stoocade of Pangkal Penang, terus menelusuri Pangkal Penang River sampai ke muara Pangkal Penang River di Marawang River.

Penduduk yang bermukim di Kampung Terak berasal dari wilayah Kampung Pakuk yang diserang oleh bajak laut Lanun di Sungai Kepoh. Penjarahan dan perampokan bajak laut Lanun meluas di wilayah Pesisir Timur Pulau Bangka ke wilayah Koba, Kurau, Pangkol (dekat Pangkalpinang) dan sampai menyerang daerah pedalaman di Pakuk, tempat penduduk mengusahakan Besi.

Perampokan bajak laut terhadap wilayah Paku, menyebabkan penduduk lari ketakutan dan bersembunyi di dalam hutan, penambangan Besi di wilayah Paku kemudian terbengkalai.

Menurut laporan yang diterima Residen Inggris beberapa ratus keluarga telah dirampok di pemukimannya di Pakuk, tapi jumlah terbesar tewas di hutan akibat kelelahan dan kelaparan; mereka melarikan diri ke distrik Utara di Pangkalpinang, dekat Kampung Tirak (Terak), Depa, Marawang dan Sungailiat dan menemukan tempat berlindung dari bajak laut Lanun. Depati Paku juga tewas dalam serangan itu; penerusnya banyak kini bermukim di Tirak/Terak (Horsfield, 1848:317).


*) Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia

See also  Sejarah Penamaan Wilayah Di Pulau Bangka. #29, Toponimi Kampung Petaling

Related Images:

Comments

comments