1 September 1903, Jaringan telepon yang dibuat oleh Jawatan Post en Telegrafdienst siap dibuka untuk kepentingan masyarakat
Jelajah Bangka 1 September 2026
Oleh Dato’ Akhmad Elvian, DPMP, CECH, CIRBC*)
Berdasarkan Koloniaal Verslag, dilaporkan bahwa Jaringan Telefoon yang mulai dibuat oleh Jawatan Pos dan Telegram (Post en Telegrafdienst) pada tanggal 23 Desember 1902 telah selesai dibangun dan pada tanggal 1 September 1903 siap dibuka untuk kepentingan masyarakat di Keresidenan Bangka.
Sejarah Pos di Indonesia termasuk di Keresiden Bangka memang sangat Panjang. Pos pertama kali didirikan pada masa VOC oleh Gubernur Jenderal, GW Baron van Imhoff, pada tanggal 26 Agustus 1746 dengan tujuan untuk menjamin keamanan surat-surat penduduk terutama bagi mereka yang berdagang dari kantor-kantor di luar pulau Jawa dan bagi mereka yang datang dari dan pergi ke negeri Belanda.
Pada tahun 1875 dinas Pos disatukan dengan dinas Telegrap dengan status jawatan dengan nama Post en Telegrafdienst. Akhirnya tahun 1906, jawatan Post en Telegraafdienst diambil alih dan resmi diubah namanya menjadi Gouvernements Post-,Telegraaf- en Telefoondienst (Dinas Pos, Telegraf, dan Telepon milik Pemerintah seiring dengan adanya penambahan fasilitas telepon).
Dalam Onderling verkeer der post-en hulpkantoren in Nederlandsch-Indie (terbitan 1916), hlm. 118, dinyatakan, bahwa fasilitas untuk kepentingan masyarakat seperti Gouvernements Post-,Telegraaf-en Telefoondienst Hindia Belanda telah dibangun di Pangkalpinang. Bersamaan dengan pembangunan di Pangkalpinang, fasilitas Gouvernements Post-,Telegraaf-en Telefoondienst dibangun juga di Toboali, Sungailiat, dan Blinju.
Gouvernements Post-, Telegraaf-en Telefoondienst in Nederlandsch-Indie yang ada di Toboali, Sungailiat dan Blinju, menjadi kantor penghubung surat-menyurat antar ibukota distrik yang ada di pulau Bangka lainnya dengan Pangkalpinang sebagai ibukota keresidenan Bangka.

Menelisik peta Resident Bangka en Onderh. Opgenomen door den Topografischen dienst in 1928-1929 Blad 34/XXV d. Reproductiebedrijf Topografische dienst, Batavia 1931 Auteursrecht Voorbehouden (Stbl 1912 No.600), Kantor Pos atau disebutkan dalam peta dengan nama Post-telegraaf-en telefonkantoor secara geografis terletak dekat pertigaan jalan, tepatnya di sisi Barat Laut jalan di depan gedung Landraad (pengadilan) Pangkalpinang.
Salahsatu bukti keberadaan pentingnya pos di Keresiden Bangka adalah Brievenbus di depan Kantor Pos Pangkalpinang. “Brievenbus” dalam bahasa Belanda sering diterjemahkan dengan Bus Surat atau Kotak Pos.
Brievenbus diproduksi oleh DRU (Diepenbrock dan Reigers Ulft) pada tahun 1911. Sementara itu bukti penggunaan jasa telekomunikasi telepon dan telegraf, dalam toelichtingen (penjelasan) peta Resident Bangka en Onderh. Opgenomen door den Topografischen dienst ditulis:
“Opgenomen in 1928-1929 met de theodoliet-en berg boussole. De coordinate der gebezigde drie-hoekspunten komen voor in een register berustende bij de 3e Opnemingsbrigade te Pangkalpinang. Een telegraaf- en telefoonlijn loopt langs de wegwn; Pangkalpinang-Katje westwaarts; Pangkalpinang-kilometerpaal 4 noordwaarts. Een telefoonlijn loopt langs de wegen:
Pangkalbalam-Gabek-Pangkalpinang- WS 359 zuidoostwaarts : Semabong-WS 352 oostwaarts en Pangkalpinang-WS 302 zuidwaarts.
Maksudnya direkam pada Tahun 1928-1928 dengan theodolite dan berg boussole (?). Koordinat titik-titik tiga sudut yang digunakan muncul dalam daftar dengan Brigade Penyelidikan ke-3 di Pangkalpinang. Telegraf dan saluran telepon melintang di sepanjang jalan: Pangkalpinang-Katje ke arah Barat; Pangkalpinang kilometer 4 ke Utara. Saluran telepon terbentang di sepanjang jalan: Pangkalbalam-Gabek-Pangkalpinang-WS (waterpaspilaar secundair) 359 Tenggara: Semabong-WS (waterpaspilaar secundair) 352 ke arah Timur dan Pangkalpinang-WS (waterpaspilaar secundair) 302 ke arah Selatan.
*) Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia.
