11 Juli 1668, Sang undercoopman, Jan de Harde, dengan kapal Zandtlooper, menyelidiki Pulau Bangka.

IMG_20260711_18221

Oleh Dato’ Akhmad Elvian, DPMP, CECh, CIRBC


Pada Tanggal 11 Juli 1668, dalam Dagh-Register, halaman 119: 11d.: Di pagi hari Sang undercoopman, Jan de Harde, pergi dengan kapal Zandtlooper, menuju pulau Bangka dan di samping itu berkumpul dengan kapal Raja Sampoera, untuk menyelidiki pulau Bangka dan Raja Sampoera 11 July 119 11d.:
des morgens vertreckt de ondercoopman, Jan de Harde, met het fluytje, de Zandtlooper, nae Banca en daer benevens oock met eyge vaertuygh Radja Sampoere, hier boven genoemt; ende neemt gemelte Zantlooper meede”:

Selanjutnya dalam Dagh-Register: “By instructie ofte memorie, voor gemelten ondercoopmen, de Harde, Ingestelt, werden verscheyde saecken geordonneert ende gerecommandeert, soo tot syn naerightinge, als oock om van eenige op syn wedercomste behoorlyck rapport te doen, namentlyck; goede zeemenschap te gebruycken, alsoo de cust en haevens van Banca ons niet reght bekent syn; van de bevindinge der diepten, elippen, sanden, reven, etc. goede aentekeninge te houden; te vernemen, off Radja Banca erkent wort voor een wettigh en souvereyn gebieder van het gehele eylant en, soo hy van ‘t geheel geen vooght moghte syn, hoe verre syn gebiet dan streckt en wie degeene syn, die de heerschappye over de andere plaetsen hebben, mitsgaders met wat reght; item, off Radja Banca een absoluyt gebiet over syne onderdaenen heeft, dan offer eenige nevens hem syn; hoe die syn genaemt; van wat gelegentheyt en hoe veel in’t getal; informatie te nemen op de hoedanigheyt van het landt; wat vroghter net meest voortbrenght en in wat quantiteyt; off de ingesetenen by haer selven konnen bestaen ofte niet; wat haer gebreeckt en watse over hebben; off het landt oock mineraelen uyt geeft en wat voor soort; et eylandt rontom te beseylen; de plaetsen en haevens, die eenigsins van naem syn, aen te loopen ende te besightigen, mitsgaders deselve perfect te beschryven ende in een caertjen te beleggen; in ‘t rondt seylen van Banca nae net eylandeken Bilitongh over te steecken ende aldaer mede informatie te nemen op soodanige saecken, als van Banca is geseght; Radja Banca eerbiedigh, vrundelyck en met respect te bejagenen en te besorgen, dat hem door het volck geen kleenaghtingh wert aengedaen; oock te letter, dat hem ofte de syne aen landt ende in het reysen niet te veel oncosten werden aengedaen; soo de landt grooten het contract confirmeren, alsdan een acte daer van te maecken en die door haer te laeten onderteeckenen”;

Maksudnya: melalui instruksi atau memo yang disusun untuk wakil pedagang de Harde, beberapa hal diperintahkan dan direkomendasikan, baik sebagai petunjuk baginya maupun untuk dilaporkan secara semestinya saat ia kembali, yaitu:

  • Menerapkan ilmu pelayaran yang baik, karena pesisir dan pelabuhan Bangka belum kami ketahui secara pasti.
  • Mencatat dengan baik setiap temuan mengenai kedalaman laut, karang, gosong pasir, terumbu, dan lain-lain.
  • Mencari tahu apakah Raja Bangka diakui sebagai penguasa sah dan berdaulat atas seluruh pulau.
  • Memetakan wilayah kekuasaan, jika ia ternyata bukan penguasa seluruh pulau, seberapa jauh wilayah kekuasaannya dan siapa saja yang memegang kekuasaan di tempat lain, serta atas dasar hak apa.
  • Menyelidiki otoritas raja, apakah Raja Bangka memiliki kekuasaan mutlak atas rakyatnya, atau ada pihak lain di sampingnya; siapa nama mereka, bagaimana kedudukannya, dan berapa jumlahnya.
  • Mengumpulkan informasi mengenai kondisi tanah, hasil bumi apa yang paling banyak dihasilkan, dan dalam jumlah berapa.
  • Menilai kemandirian ekonomi, apakah penduduk setempat bisa mandiri atau tidak; apa yang menjadi kekurangan mereka dan apa yang menjadi kelebihan (surplus) mereka.
See also  Makam Tua Di Kaki Bukit Penyengat, Benteng Penutuk Pulau Lepar. Tokoh Ulama Negosiator Ulung.
  • Memeriksa kandungan bumi, apakah pulau tersebut menghasilkan mineral dan apa jenisnya.
  • Mengurangi dan mengitari seluruh pulau, mendatangi serta memeriksa tempat-tempat dan pelabuhan yang cukup terkenal, sekaligus mendeskripsikannya secara sempurna dan menuangkannya ke dalam sebuah peta kecil.
  • Menyeberang ke Pulau Belitung setelah selesai mengitari Bangka, dan di sana juga mengumpulkan informasi mengenai hal-hal yang sama seperti yang diperintahkan di Bangka.
  • Memperlakukan Raja Bangka dengan penuh hormat, ramah, dan santun, serta memastikan bahwa para anak buah kapal tidak menunjukkan sikap meremehkan kepadanya.
  • Menghemat biaya perjalanan, dengan menjaga agar de Harde maupun anak buahnya tidak menghabiskan terlalu banyak biaya saat berada di darat maupun selama perjalanan.
  • Membuat akta resmi, jika para pembesar atau penguasa setempat menyetujui (mengonfirmasi) kontrak tersebut, lalu meminta mereka untuk menandatanganinya.

Dalam Dagh-Register, Tanggal 15 September 1668 halaman 156 selanjutnya dilaporkan bahwa Raja Sampoera yang mengaku raja Bangka dan Belitung adalah pemberontak dari Kesultanan Palembang dan sering tidak selaras dengan kebijakan yang ada di Palembang, Sampoera yang disebutkan di atas, yang di sini disebut Raja Bangka, telah diberhentikan. VOC harus mengkompilasi ulang perjanjian, karena Sampoera hanyalah salah seorang pemimpin di pulau Bangka, dan dalam pelariannya, Ia dikejar dari Palimbang dan sudah terbiasa pergi atau bersembunyi ke pulau Belitung.


*) Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia

Comments

comments