17 Juli 1833, Ditemukan Dangkalan Embleton (Embleton’s Bank) di Selat Clement atau Selat Limindo Bagian dari Gaspar Straits

20260717_080245

Oleh Dato’ Akhmad Elvian DPMP, CECH, CIRBC*)


Dalam Tahun 1855 Masehi, pulau Bangka dibagi atas 10 distrik dan 31 onderdistric.

Distric Kepulauan Lepar atau Lepar Eindlanden adalah distric terakhir yang dibentuk dan merupakan pemisahan dari distric Toboali Tahun 1855.

Pada distric Kepulauan Lepar, kepala distriknya dijabat seorang Eropa yang bergelar Poshonder. Distric Kepulauan Lepar terdiri atas Dua onderdistric yaitu: onderdistric Lepar-eilanden (pulau Lepar beserta pulau-pulau kecil di sekitarnya) dan onderdistric Tandjoeng Laboe.

Dinamakan distric Kepulauan Lepar (Lepar-eilanden), karena distric ini terdiri dari banyak pulau, seperti pulau Lepar. Selanjutnya terdapat pulau Leat atau Liat dalam peta pelayaran sering disebut dengan Middle Island kemudian selanjutnya ada pulau Anak Ayer (Air), pulau Iboel, pulau Senejor, pulau Burung (Beberapa ratus yard dari muara sungai Kepoh distric Toboali), pulau Moeloet, pulau Pandiyang, pulau Loetong, pulau Kuijang, pulau Pergam, pulau Kelapa (n), dan pulau Tjelaka atau pulau Celagen atau Pulau Kemalangan, merupakan pulau kecil di bagian Barat Pulau Leat/Liat, jarak dari bagian terdekat pulau Pulau Leat dengan pulau Chellaka adalah antara Tiga dan Empat mil.

Selanjutnya terdapat pulau Anak Selagen dan banyak lagi pulau kecil, beting serta pulau karang lainnya yang diberikan nama dalam istilah navigasi pelayaran, misalnya tercatat dalam Chart of the Straits of Gaspar, Straits of Banca, and adjacent areas of the China and Java Seas, Contributor Names Horsburgh, James. Bateman, J. (John) Created/ Published (1819) disebut Fairlie Rock, Vansittart’s Shoals, Alceste Rock Shoal, Water Island, Discovery Rock, Canning’s Rock, Tree Island, Warren Hasting’s Shoal, Belvidere’s Shoals, dan Magdalen’s Shoal.

Pada wilayah distric Kepulauan Lepar terdapat beberapa Selat yaitu Selat Lepar, Selat Gaspar atau Selat Gelasa. Selat Gaspar terdiri atas Selat Macclesfield (Macclesfield Strait), masyarakat menyebutnya Selat Lepila dan Selat Clements (Clements Strait), masyarakat menyebutnya selat “Limindo” yang berada pada posisi bagian Tenggara pulau Leat, kondisinya lebih sempit dari selat Macclesfield (Macclesfield Strait) karena harus melewati alur sempit antara Sand Island (pulau Slemar) Barn Island (pulau Kwil), Saddel Island (pulau Klambow), dan Low Island (pulau Bakau) di sisi Barat alur selat dengan South Island, North Island, Table Island (pulau Klemar) di sisi Timur alur selat, sementara alur selat melebar pada posisi antara pulau Tengah/pulau Leat atau Middle Island dengan Long Island atau pulau Mendanau. Selat Clements lebih sering digunakan untuk pelayaran dari Eropa, selat Sunda dan Laut Jawa, kemudian memasuki selat Clements dan melanjutkan ke arah Timur pulau Bangka melalui bagian Barat dan Utara Long Island atau pulau Mendanau terus ke selat Karimata dan Cina begitu sebaliknya.

See also  22 April 1949. Perhimpunan Wanita Tionghoa Bangka, Menyelenggarakan “Tea Party” Memperingati Hari Kartini.

Pulau Mendanau membatasi selat Clements di sisi Timur, sangat luas, dengan beberapa pulau kecil dan karang berbahaya untuk pelayaran di sekitarnya seperti pulau Langir (Rotterdam Island), pulau Kumbong (Hoog Island). Pulau-pulau lain yang terletak di Tenggara dari pulau Leat/Liat, membentuk pintu masuk arah Selatan selat Clements, dimulai dari pulau Slemar (Sand Island), pulau Kwil (Barn Island), pulau Selatan (South Island), pulau Utara (North Island), dan Table Island. Saluran yang tepat untuk masuk ke selat Clements, dibatasi oleh Tigapulau di sebelah Timur yaitu pulau Selatan (South Island), pulau Utara (North Island), dan Table Island dan oleh Tigapulau di sebelah Barat yaitu oleh pulau Bakau (Low Island), Barn Island atau pulau Kwil dan Saddel Island atau pulau Klambow.

Berikut keterangan kapten kapal terkait keberadaan selat Clements dan penemuan satu Embleton Rock dalam The Nautical Magazine Vol.III Jer 1834 halaman 328:

Port-Louis, 6th October, 1833, “Sir-I beg leave to acquaint you, that on my passage up from Singapore, in the York, and on passing through the eastern channel of Gaspar Straits, known as Clement Straits, on the 17th of July, 1833, I discovered a very dangerous coral bank, level with the water’s edge, and extending about a mile in circumference, with heavy breakers on it, and ten fathoms water within half a mile of its outer or western edge. “The above bank I have every reason to suppose a new discovery, as there is no account of it in any new edition of charts of those seas. The above shoal I consider very dangerous, as it lies directly in the route of ships passing through Clement Strait to the westward of Shoal-Water Island; from which Island it bears N.W. N., distance three miles; and from the peak of Saddle Island S.E., distance eighteen miles and a half. “I have to request, therefore, that you will make public the existence of this dangerous bank, for the benefit of ships navigating those seas. (The name I gave the shoal was ‘Embleton’s Bank.’ “I have the honour to be, Sir, “Your most obedient servant, (Signed) “Richard Spratley. “To Captain C. H. Royer, R.N., “Harbour Master.”. “Port-Louis, 6 Oktober 1833,

“Tuan-Saya mohon izin untuk mengabarkan kepada Anda, bahwa dalam pelayaran saya dari Singapura menggunakan kapal York, dan saat melewati saluran timur Selat Gaspar yang dikenal sebagai Selat Clement pada tanggal 17 Juli 1833, saya menemukan sebuah dangkalan karang yang sangat berbahaya. Dangkalan ini sejajar dengan permukaan air, membentang sekitar satu mil dalam kelilingnya, dengan ombak besar (pecahan gelombang) di atasnya, dan kedalaman air sepuluh depa dalam jarak setengah mil dari tepi luar atau tepi baratnya. “Saya memiliki setiap alasan untuk menganggap dangkalan di atas sebagai sebuah penemuan baru, karena tidak ada catatan mengenainya dalam peta laut edisi baru mana pun untuk wilayah perairan tersebut. Saya menganggap dangkalan di atas sangat berbahaya, karena terletak langsung di jalur kapal-kapal yang melewati Selat Clement di sebelah barat Pulau Shoal-Water; dari pulau tersebut dangkalan ini berada di arah Barat Laut sekian derajat Utara, dengan jarak tiga mil; dan dari puncak Pulau Saddle berada di arah Tenggara, dengan jarak delapan belas mil setengah.
“Oleh karena itu, saya meminta agar Anda mempublikasikan keberadaan dangkalan yang berbahaya ini demi keselamatan kapal-kapal yang berlayar di perairan tersebut. (Nama yang saya berikan untuk dangkalan itu adalah ‘Dangkalan Embleton’ [Embleton’s Bank]. Saya merasa terhormat untuk menjadi, Tuan, “Pelayan Anda yang paling patuh, (Tertanda) “Richard Spratley. “Kepada Kapten C. H. Royer, R.N.,Syahbandar (Harbour Master).”

See also  Sejarah Penamaan Wilayah Di Pulau Bangka. 05, Toponimi Sungaiselan.

*) Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia.

*Keterangan gambar: Peta Prancis Plan Du Detroit De Banca.
Sumber gallica.bnf.fr/Bibliofheque Nationale de France
Terdapat banyak saluran atau Selat di Dekat Pulau Gaspar

Comments

comments