21 Juli 2007, Lantai Tiga Plaza Pangkalpinang Mengalami Kebakaran.

IMG_20260721_143216

Oleh Dato’ Akhmad Elvian DPMP, CECH, CIRBC*)


Dalam Peta Resident Bangka en Onderh. Opgenomen door den Topografischen dienst in 1928-1929 Blad 34/XXV d. Reproductiebedrijf Topografische dienst, Batavia 1931 Auteursrecht Voorbehouden (Stbl 1912 No.600), telah tergambar posisi kawasan Pasarloodsen di Pangkalpinang. Pasarloodsen adalah penyebutan Belanda untuk Kawasan pasar atau bangunan/gudang terbuka di area pasar.

Pada Bulan Februari tahun 2002, Pemerintah Kota Pangkalpinang pada kawasan pasarloodsen mulai membangun konstruksi untuk pembangunan Plaza Pangkalpinang yang akan difungsikan sebagai tempat atau lokasi perbelanjaan.

Pembangunan dilakukan oleh PT MAP (PT Megatama Asia Pasific). Walaupun berbagai rintangan datang silih berganti menghadang, akhirnya pembangunan pusat perbelanjaan berhasil diselesaikan pada bulan November 2002.

Lahan Pasarloodsen Pangkalpinang sebelum menjadi Plaza Pangkalpinang pernah menjadi Lapangan Sepakbola dan kemudian dijadikan sebagai Terminal Induk Kota Pangkalpinang. Pembangunan plaza ini banyak menuai protes dan demo, akan tetapi dapat diselesaikan dengan baik.

Rekor penyelesaian konstruksi bangunan tercepat dicapai oleh PT MAP (PT Megatama Asia Pasific) dengan menggunakan tenaga kerja 77 persen dari luar daerah dan 23 persen menggunakan tenaga kerja lokal.

Plaza Pangkalpinang milik Pemerintah Kota Pangkalpinang saat ini dikontrak oleh Ramayana untuk dijadikan Departement Store dan gedung Plaza Pangkalpinang dikontrak oleh PT MAP (PT Megatama Asia Pasific) dengan sistem BOT (Build Operate Transfer) selama 30 tahun kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Sementara itu bagian Basement Plaza Pangkalpinang yang difungsikan untuk relokasi Pedagang Kaki Lima pada saat awal beroperasinya plaza kurang diminati oleh para pedagang, namun pada tahun 2006 hingga sekarang Basement sudah berfungsi maksimal sebagai tempat berjualan bagi Pedagang Kaki Lima.

Pada tanggal 21 Juli 2007 lantai tiga Plaza Pangkalpinang yang difungsikan sebagai kantor dan gudang Ramayana Departement Store mengalami kebakaran, namun segera dipadamkan dan tidak menyebabkan kerusakan bagi bangunan Plaza Pangkalpinang.

See also  18 April 1949. Setelah Menginap dan Bertemu Presiden, Diplomat Kedubes RI di Amerika Serikat, Dr. Soedarpo Sastrosatomo Meninggalkan Bangka.

Saat ini kawasan Plaza Pangkalpinang sudah menjadi kawasan perbelanjaan yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Pangkalpinang dan Bangka Belitung serta memberikan kontribusi yang besar di bidang ekonomi pada masyarakat dan daerah.


“) Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia.

Comments

comments