6 Oktober 1833, Berita Penemuan Embleton Rock Pada Tanggal 17 Juli 1833 di Saluran Timur Selat Gaspar (Selat Gelasa) yang Dikenal Sebagai Selat Clement (Selat Limindo)
Jelajah Bangka 6 October 2026
Oleh Dato’ Akhmad Elvian, DPMP, CECH, CIRBC*)
Dalam Tahun 1855, pulau Bangka dibagi atas Sepuluh bagian atau distrik dan Tigapuluh satu onderdistric. Distrik terakhir yang dibentuk Pemerintahan Hindia Belanda adalah Distrik Kepulauan Lepar (Lepar-eilanden).
Distrik Kepulauan Lepar terdiri atas Dua onderdistric yaitu: onderdistric Lepar-eilanden (pulau Lepar beserta pulau-pulau kecil di sekitarnya) dan onderdistric Tandjoeng Laboe.
Dinamakan distrik Kepulauan Lepar (Lepar-eilanden), karena distrik ini terdiri dari banyak pulau seperti Pulau Lepar, Pulau Liat atau Leat, disebut juga dengan Middle Island atau pulau Tengah karena pulau ini berada di tengah dan memisahkan selat Gaspar (Selat Gelasa) menjadi Dua bagian yaitu Selat Macclesfield (Macclesfield Strait) disebut juga Selat Lepila dan Selat Clement (Clement Strait) disebut juga Selat Limindo.
Selanjutnya ada pulau Tinggi, pulau Anak Ayer (Air), pulau Iboel, pulau Senejor, pulau Burung, pulau Moeloet, pulau Pandiyang, pulau Loetong, pulau Kuijang, pulau Pergam, pulau Kelapa, dan pulau Tjelaka atau Pulau Kemalangan (Misfortune Eiland).
Selanjutnya terdapat pulau Anak Selagen dan banyak lagi pulau kecil, beting serta pulau karang lainnya yang diberikan nama dalam istilah navigasi pelayaran, misalnya tercatat dalam Chart of the Straits of Gaspar, Straits of Banca, and adjacent areas of the China and Java Seas, Contributor Names Horsburgh, James. Bateman, J. (John) Created/ Published (1819) disebut Fairlie Rock, Vansittart’s Shoals, Alceste Rock Shoal, Water Island, Discovery Rock, Canning’s Rock, Tree Island, Warren Hasting’s Shoal, Belvidere’s Shoals, dan Magdalen’s Shoal.

Salah satu gugusan pulau karang yang ditemukan saat pelayaran adalah Embleton Rock. Berikut berita kapten kapal terkait selat Clements dan penemuan Embleton Rock dalam The Nautical Magazine Vol.III Jer 1834 halaman 328:
“Port-Louis, 6th October, 1833, “Sir-I beg leave to acquaint you, that on my passage up from Singapore, in the York, and on passing through the eastern channel of Gaspar Straits, known as Clement Straits, on the 17th of July, 1833, I discovered a very dangerous coral bank, level with the water’s edge, and extending about a mile in circumference, with heavy breakers on it, and ten fathoms water within half a mile of its outer or western edge.
“The above bank I have every reason to suppose a new discovery, as there is no account of it in any new edition of charts of those seas. The above shoal I consider very dangerous, as it lies directly in the route of ships passing through Clement Strait to the westward of Shoal-Water Island; from which Island it bears N.W. N., distance three miles; and from the peak of Saddle Island S.E., distance eighteen miles and a half.
“I have to request, therefore, that you will make public the existence of this dangerous bank, for the benefit of ships navigating those seas. (The name I gave the shoal was ‘Embleton’s Bank.’ “I have the honour to be, Sir,
“Your most obedient servant, (Signed) “Richard Spratley. “To Captain C. H. Royer, R.N., “Harbour Master.”
Maksudnya: “Port-Louis, 6 Oktober 1833
,”Sir (tuan)-saya mohon izin untuk berkenalan dengan Anda, bahwa pada saat saya naik dari Singapura, dan saat melewati saluran Timur selat Gaspar, yang dikenal sebagai selat Clement, pada Tanggal 17 Juli 1833, saya menemukan tepian karang yang sangat berbahaya, sejajar dengan tepi air, dan memanjang sekitar Satu mil di sekelilingnya, dengan pemutus yang berat di atasnya, dan Sepuluh depa air dalam setengah mil dari tepi luar atau Barat.
“Saya punya permintaan untuk mengumumkan penemuan baru ini, karena tidak ada catatan tentang hal itu dalam edisi baru bagan lautan. Beting di atas, saya anggap sangat berbahaya, karena terletak langsung di rute kapal yang melewati selat Clements ke arah Barat pulau Shoal-Water (Shoal-Water Island); dari pulau mana ia dikenakan Barat Daya ke Utara, jarak Tiga mil, dan dari puncak Tenggara pulau Saddle, jarak Delapanbelas mil setengah.
“Karena itu, saya harus meminta agar Anda mengumumkan keberadaan bank (gugusan karang) berbahaya ini, untuk kepentingan kapal yang menavigasi lautan itu. Nama yang saya berikan di shoal adalah ‘Bank Embleton. “Saya mendapat kehormatan untuk menamakannya, Sir (tuan),”
Pelayanmu yang paling taat, (tertanda) Richard Spratley. “Kepada Kapten C. H. Royer, R.N., “Master Pelabuhan.”
*Keterangan gambar:
Embleton Rock (dilingkar kuning), Pada potongan peta Gaspar Straten/trigonometrisch opgenomen door Zr. Ms. opnemingsvaartuigen Pylades, Stavoren en Hydrograaf, 1880, Creator, Netherlands Hydrografisch Bureau, Call Number MAP RM 4743, Created/Published [Netherlands] : Hydrographisch Bureau, 1883
*) Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia