21 Juni 2007, Awal Dibangunnya Jalan lingkar Barat dan Lingkar Timur Kota Pangkalpinang

JalanFatmawatibagiandariJalanLingkarBaratKotaPangkalpinangsedang_20260621_142446_000

Oleh: Dato’ Akhmad Elvian*)


Untuk mempermudah transportasi antar kecamatan di dalam Kota Pangkalpinang terutama antara Kecamatan Gerunggang dan Kecamatan Rangkui dibangunlah sebuah jembatan di atas Kolong Retensi Kacang Pedang. Jembatan ini kemudian diberi nama Jembatan Pahlawan 12. Diberi nama jembatan Pahlawan 12 bertujuan untuk menghargai dan mengenang pejuang TRI (Tentara Republik Indonesia) yang gugur dalam pertempuran melawan Tentara NICA (Netherland Indies Civil Administration).

Data tekhnis jembatan ini adalah berjenis kerangka baja Austria, tipe B.60, bentang panjang 2 x 60 meter, lebar 7 meter, pondasi tiang pancang, lantai/plat terdiri atas beton struktur, ATB (Asphalt Treted Based), panjang 2 x 200 meter, lebar 6 meter, kemudian oprit terdiri atas agregate kelas B, agregate kelas A dan ATB (Asphalt Treted Based) terakhir jembatan ini mampu dilewati kendaraan berkapasitas 15 ton dan memiliki panjang total 520 meter.

Jembatan Pahlawan 12 diresmikan pada hari Kamis tanggal 25 November 2004. Jembatan ini akan menimbulkan manfaat positif yang bersifat strategis, antara lain dapat mempersingkat jarak tempuh, mengurangi kepadatan arus lalu lintas di tengah kawasan kota, memperlancar arus perekonomian dalam kota dan ke luar kota, meningkatkan nilai ekonomis daerah sekitar jembatan.

Kemudian Jembatan Pahlawan 12 juga bermanfaat bagi penyebaran pemukiman penduduk dan pertumbuhan ekonomi ke arah luar kota. Jembatan Pahlawan 12 sangat bermanfaat besar bagi lajunya perkembangan di kawasan barat Kota Pangkalpinang atau pengembangan simpul kawasan Pangkalpinang Barat.

Untuk memperlancar arus transportasi akibat kepadatan di dalam Kota Pangkalpinang dan untuk pengembangan wilayah Kota Pangkalpinang serta mempermudah hubungan transportasi ke kabupaten-kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kota Pangkalpinang, maka selanjutnya dibangun jalan lingkar yaitu jalan lingkar arah Barat Kota Pangkalpinang dan jalan lingkar arah Timur Kota Pangkalpinang.

See also  Asal Nama Kampung Terak Atau Klasah Berdasarkan Sejarah.

Jalan lingkar arah Barat dimulai dari Jalan Depati Amir tembus ke arah Jembatan Pahlawan 12 yang telah selesai dibangun, terus ke Jalan Kampung Melayu Tuatunu lalu ke Jalan Fatmawati (Jalan Fatmawati dibuat dengan lebar 18 meter).

Selanjutnya untuk menambah akses jalan dan pengembangan wilayah di kawasan Pangkalpinang Barat juga dibangun jalan tembus kota di Kelurahan Tuatunu dan Kelurahan Kacang Pedang sepanjang 3.152 meter dari lahan Tampuk Pinang Pura. Kegiatan awal pembangunan jalan Lingkar Barat dilaksanakan melalui kegiatan karya Bakti TNI yang dimulai pelaksanaan pengerjaannya pada tanggal 21 Juni 2007.

Jalan lingkar berikutnya adalah jalan lingkar arah Timur yang dimulai dari arah Air Itam menuju ke Ketapang Pangkalbalam lalu tembus ke Pasir Padi dan selanjutnya ke Kampung Dul.

Untuk membangun jalan lingkar tersebut dibutuhkan anggaran dana sekitar 18 milyar rupiah yang bersumber dari dana APBD Kota Pangkalpinang maupun dari APBN. Pembangunan jalan lingkar saat ini telah terealisasi. Pembangunan jalan lingkar dilakukan untuk melakukan rekayasa terhadap sistem transportasi di Kota Pangkalpinang.


*) Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia.

Comments

comments