Masjid-Masjid Tua Di Pulau Bangka. 61, Masjid Nurul Ihsan, Pergam.

4
IMG_20251106_220228


Oleh: Meilanto

Pergam, kampung yang secara administrasi pemerintahan berada di Kecamatan Airgegas Kabupaten Bangka Selatan yang toponimi kampungnya diambil dari fauna, burung pergam yang masih kerabat dekat burung punai.

Nah sobat sejarah, jika melihat peta lama yang diterbitkan tahun 1934, di Kampung Pergam sudah ada masjid. Peta yang berjudul Pergam, D D 30,76, opgenomen door den Topografischen Dienst in 1932-1933, Blad 35/ XXVII d memperlihatkan masjid ditandai dengan warna merah yang berarti masjid terbuat dari batu.

Sumber: Collection Leiden University

Masjid berada di sisi Barat jalan raya yang lebarnya 2-4 ( Verharde weg waarvan de verharding 2-4 m breed is ) Koba – Toboali. Masjid tersebut tidak berada di tengah kampung melainkan agak ke ujung kampung sisi Utara. Di dekat masjid ada jembatan kecit terbuat dari bambu ( van hout of bamboe ) yang memotong jalan raya dan tiang besi penambangan timah ( ijzeren paal van de tinwinning ) 74. Sebelah barat masjid masih berupa hutan karet ( rubber ) dan TPU tidak jauh darinya.

Kini masjid tersebut masih berdiri kokoh dengan lokasi yang sama dengan peta lama dengan kubah betingkat tiga mengerucut ke atas.

Perbandingan lokasi masjid Nurul Ihsan, desa Perrgam antara google maps dengan peta lama

Comments

comments

See also  Masjid-Masjid Tua Di Pulau Bangka. 57, Masjid Nurul Iman, Payabenua.

4 thoughts on “Masjid-Masjid Tua Di Pulau Bangka. 61, Masjid Nurul Ihsan, Pergam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *