Masjid-Masjid Tua Di Pulau Bangka. 65, Masjid Lama, Airbara.
Oleh: Meilanto
Menelisik peta tua yang diterbitkan tahun 1934, sudah ada masjid di Kampung Airbara. Peta tersebut berjudul Airbara, D D 30,42, opgenomen door den Topografischen Dienst in 1931-1932, Blad 35/XXVI g. Masjid tersebut terbuat dari batu yang ditandai dengan warna merah. Berada di sisi timur jalan raya Koba – Toboali yang lebarnya 2 – 4 meter (verharde weg waarvan de verharding 2 – 4 m breed is).
Masjid berada agak jauh dari jalan raya dan seberang jalan (sisi barat) ada jalan lingkar membentuk tapal kuda yang tembus ke jalan raya belum diaspal cocok untuk artileri yang lebarnya 2 – 4 meter (Niet verharde weg, in alle moesson geschikt voor veldartillerie, 2 – 4 m breed).
Kapan dibangun masjid baru?
Menukil dari buku biografi K.H. Ja’far Addari yang berjudul K.H. Ja’far Addari, Ulama Kharismatik dan Bersahaja diperoleh data bahwa Masjid Nurul Akbar Airbara dibangun tahun 1985 dengan status tanah wakaf kategori masjid besar.

Bagaimana dengan saat ini dan di mana masjid baru?

Tanda Panah 2, lokasi Masjid Baru.
(Sumber: Google Maps)
Bangunan masjid lama sudah direnovasi dan dijadikan balai pertemuan kampung yang saat ini masih digunakan.

Sementara itu masjid baru dibangun pada sisi barat jalan raya tidak jauh dari masjid lama. Masjid baru bercorak putih dengan dua menara menjulang tinggi. Kubah kecil pada empat sudut dan kubah besar pada tengah atap masjid. Masjid itu bernama Nurul Akbar.

(Gambar diolah dari Google Maps.)
.
https://shorturl.fm/75asl