Daftar Burung yang Tercatat dari Pulau Bangka (Bagian 11)

IMG_20261102_203843

Editor: Meilanto

Dikutip dari buku A List of the Birds Recorded from Bangka Island, Indonesia, karya G. F. Mees (1986).


Xenus cinereus (Güldenstaedt)

Scolopax cinerea Güldenstaedt, 1774, Novi Comm. Sci. Petropol. 19: 473, pl. 19. Lokasi asal: pantai Laut Kaspia, di sekitar muara Sungai Terek (rujukan belum diverifikasi).

Bahan koleksi:

  • 6 Oktober 1872 (Vosmaer, katalog RMNH no. 18).
  • 8 Oktober 1873 (Vosmaer, katalog RMNH no. 19).

Gallinago stenura (Bonaparte)

Scolopax stenura Bonaparte, 1830, Ann. Sci. Nat. Bologna 4: 335. Lokasi asal sebagaimana disebutkan dalam deskripsi: Kepulauan Sunda, khususnya Jawa, Buitenzorg (Bogor), Jawa Barat.

Bahan koleksi:

  • Spesimen dari tahun 1859/1861 (v.d. Bossche, katalog RMNH no. 10).
  • 9 dan 26 Januari 1872 (Vosmaer, katalog RMNH no. 23).
  • 6 dan 23 Desember 1872 (Vosmaer, katalog RMNH no. 24).

Lokasi tipe G. stenura biasanya hanya disebut sebagai “Kepulauan Sunda” (lihat Peters, 1934: 275; Chasen, 1935b: 38). Namun, berdasarkan deskripsi aslinya, lokasi tersebut hampir dapat dipastikan merujuk pada Jawa.

Bonaparte (1830) memang merujuk pada Scolopax stenura Kuhl. Akan tetapi, beberapa baris berikutnya ia menyebut nama tersebut sebagai Scolopax stenura Temm. in litt. Deskripsi singkat yang dibuatnya jelas didasarkan pada informasi dari Temminck.

Dalam koleksi kami terdapat empat spesimen dari Buitenzorg (Bogor) yang diperoleh H. Boie pada November dan Desember 1826. Keempatnya dipastikan telah berada di tangan Temminck sebelum tahun 1830. Spesimen tersebut merupakan satu-satunya sintipe yang dapat dipastikan keberadaannya (katalog RMNH no. 11–14; lihat Schlegel, 1864b: 13). Dengan demikian, lokasi tipe dapat dibatasi secara meyakinkan pada Buitenzorg, Jawa Barat.

Meskipun nama tersebut tampaknya pertama kali diberikan oleh Kuhl, ia tidak pernah memublikasikannya. Tidak ditemukan pula bahan koleksi yang dikumpulkan oleh Kuhl, bahkan tidak ada bukti bahwa spesimen semacam itu pernah ada. Ada kemungkinan nama tersebut hanya pernah dicantumkan dalam sebuah surat.

See also  7 Juli 1920, Pabrik Pencucian Timah Pertama Belitung Dioperasikan di Aik Sijuk Distrik Tandjongpandan.

Calidris canutus subsp.

Bahan koleksi:

– 2 spesimen, pertengahan Mei 1905, Bangka (tanpa lokasi yang lebih spesifik). Koleksi Hagen, ZSM, kini tidak ditemukan.

Sangat disayangkan spesimen yang dikumpulkan Hagen tidak dapat ditemukan kembali. Sebab, Calidris canutus tampaknya merupakan burung pengunjung yang jarang ditemukan di kawasan Malaysia.

Medway & Wells (1976: 151) hanya mencatat dua temuan spesies ini di Semenanjung Malaya. Sementara itu, saya tidak mengetahui adanya catatan keberadaannya dari Sumatra. Koleksi kami juga tidak memiliki spesimen dari Kalimantan (Borneo), meskipun terdapat sepuluh spesimen dari Jawa.

Spesimen dari Bangka kemungkinan termasuk dalam subspesies C. canutus rogersi. Keabsahan subspesies ini pernah disangkal oleh sejumlah penulis (Vaurie, 1965: 403). Namun, menurut Roselaar (1983), yang merupakan penelaah terbaru saat itu, subspesies tersebut tetap dapat dikenali.

Dalam deskripsi aslinya, Mathews (1913: 270) tampak kebingungan ketika menjelaskan lokasi tipe rogersi. Pada awal tulisannya ia menyebut, “Canutus canutus rogersi, subsp. n.; Jepang”. Namun, pada halaman berikutnya ia justru menyatakan bahwa spesimen tipe berasal dari Shanghai. Keterangan ini kemudian dikonfirmasi oleh Greenway (1978: 21).

Satu-satunya penjelasan yang dapat saya berikan atas pertentangan tersebut adalah bahwa Mathews mungkin mengira Shanghai berada di Jepang. Sebelumnya, saya juga pernah mencatat kelemahannya (atau penulis bayangannya, Tom Iredale?) dalam hal pengetahuan geografi.

Calidris ruficollis (Pallas)

Trynga ruficollis Pallas, 1776, Reise durch verschiedene Provinzen des Russischen Reichs 3: 700. Lokasi asal: sekitar danau-danau asin di dataran Dauria (rujukan belum diverifikasi).

Bahan koleksi:

– 8 spesimen, 30 Juni 1872 (Vosmaer, katalog RMNH no. 34).

Calidris subminuta (Middendorff)

Tringa subminuta Middendorff, 1853, Reise Nord- und Ost-Sibirien 2, bagian 2: 222, pl. 19, gambar 6. Lokasi asal: dataran tinggi di lereng barat Pegunungan Stanovoy, dekat Sungai Kökan, serta kawasan sekitar muara Sungai Udá.

See also  Dalam Gelap Malam, Buddingh Menyeberangi Sungai Kampa Menuju Jebus.

Bahan koleksi:

– 1 spesimen dari tahun 1859/1861 (v.d. Bossche, katalog RMNH no. 1).

Calidris ferruginea (Pontoppidan)

Tringa ferrugineus Pontoppidan, 1763, Danske Atlas 1: 624. Lokasi asal tidak disebutkan secara jelas, tetapi diduga merujuk pada Christiansø, sebuah pulau di lepas pantai Bornholm, Denmark (rujukan belum diverifikasi).

Bahan koleksi:

  • 9 Oktober 1872 (Vosmaer, katalog RMNH no. 24).
  • 8 dan 10 Oktober 1872 (Vosmaer, katalog RMNH no. 25).
  • 8 dan 12 Desember 1872 (Vosmaer, katalog RMNH no. 26).

Arenaria interpres interpres (Linnaeus)

[Tringa] interpres Linnaeus, 1758, Systema Naturae (edisi ke-10) 1: 148. Lokasi asal: Eropa dan Amerika Utara. Lokasi tipe kemudian dibatasi pada Pulau Gotland, Swedia (Hartert).

Bahan koleksi:

  • 1 spesimen dari tahun 1859/1861 (v.d. Bossche, katalog RMNH no. 18).
  • 22 dan 26 Agustus 1872 (Vosmaer, katalog RMNH no. 58 dan 59).

Bersambung.
__

Foto: Burung kedidi merah (Red Knot).
Sumber: oiseaux.net

Related Images:

Comments

comments