20 Mei 1951, Mgr Nicolaas Petrus Gabriel Van Der Westen ss.cc, Ditahbiskan sebagai Vikaris Apostolik Vikariat Apostolik Pangkalpinang,

IMG_202605140_064022316

Dato’ Akhmad Elvian*)


Geliat karya gereja Katolik di Bangka, Belitung, dan Riau dimulai lagi setelah Perang Dunia Kedua. Pada bulan April 1946, para bruder Budi Mulia mulai membuka kembali sekolah-sekolah, demikian pula dengan rumah perawatan untuk orang tua (Longinbuk) mulai diurus kembali.

Untuk menggantikan Mgr. Vitus Bouma ss.cc, sebagai Prefek Apostolik di Prefektur Apostolik Bangka Belitung dan Riau yang meninggal di kamp tawanan Jepang di Belalau Lubuklinggau tanggal 19 April 1945, diangkatlah Pastor Marcellinus Van Soest ss.cc.

Prefek Apostolik Marcellinus Van Soest ss.cc, yang akan menjabat sebagai Prefek Apostolik Bangka, Belitung, dan Riau, tiba di pulau Bangka pada tanggal 30 November 1946, dan menjabat hingga 8 Februari 1951.

Sebelum memimpin prefektur, beliau pernah berkarya di Sambong (Tahun 1924-1926) dan pernah menjadi Pastor Paroki di Kota Mentok. Pastor Marcellinus Van Soest ss.cc. wafat di Roterdam, 17 Juli 1960.

Pada tanggal 8 Februari 1951, Prefektur Apostolik Bangka, Belitung dan Riau diubah statusnya menjadi Vikariat Apostolik. Selanjutnya pada Tanggal 20 Mei 1951, Mgr Nicolaas Petrus Gabriel Van Der Westen ss.cc ditahbiskan sebagai Vikaris Apostolik pada Vikariat Apostolik Pangkalpinang, Upacara pentahbisan berlangsung meriah dilaksanakan di Pendopo SD Budi Mulia Pangkalpinang.

Pada tanggal 3 Januari 1961, Vikariat Apostolik Pangkalpinang diubah statusnya menjadi Keuskupan Pangkalpinang, dan Mgr Nicolaas Petrus Gabriel Van Der Westen ss.cc diangkat menjadi uskup pertama Pangkalpinang dengan wilayah kerja Bangka, Belitung dan Riau.

Peresmian Mgr Nicolaas Petrus Gabriel Van Der Westen ss.cc menjadi Uskup Pangkalpinang dilakukan di Kathedral Santo Yosep Pangkalpinang pada tanggal 17 September 1961. Mgr Nicolaas Petrus Gabriel Van Der Westen ss.cc menjabat sebagai Uskup di Keuskupan Pangkalpinang sampai dengan awal Tahun 1979 dan karena faktor kesehatannya, beliau mengundurkan diri kepada Sri Paus.

See also  Mengenal Syaikh Abdurrahman Siddik, Tokoh Penyebaran Agama Islam di Pulau Bangka

Mgr Nicolaas Petrus Gabriel Van Der Westen ss.cc kembali ke Belanda pada bulan Maret 1979, dan wafat di Belanda, 24 Oktober 1982. Sri Paus kemudian mengangkat Pastor Rolf Reichenbach ss.cc, sebagai Administrator Apostolik (pejabat sementara pimpinan gereja setempat). Mgr Rolf Reichenbach ss.cc menjabat Administrator Apostolik sampai ditunjuknya uskup baru Pangkalpinang dengan wilayah kerja yang sama yaitu Bangka, Belitung dan Riau.

Mgr Rolf Reichenbach ss.cc, menjabat sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Pangkalpinang cukup lama dari Tahun 1979 hingga Tahun 1987. Mgr Rolf Reichenbach ss.cc, wafat di Belanda, 11 September 2004.

Pada bulan Maret 1987, Sri Paus kemudian menunjuk Mgr Hilarius Moa Nurak Svd sebagai Uskup Pangkalpinang yang baru dan upacara pentasbihannya dilakukan di Pangkalpinang pada tanggal 2 Agustus 1987. Mgr Hilarius Moa Nurak Svd menjadi pimpinan gereja Keuskupan Pangkalpinang cukup lama sampai wafat pada usia 73 Tahun, tanggal 29 April 2016 Pukul 13.15 WIB di Mount Alvernia Hospital, Singapura dan dimakamkan di Komplek Keuskupan Jalan Batu Kadera Pangkalpinang.

Setelah wafatnya Mgr Hilarius Moa Nurak Svd, diangkatlah Mgr. Yohanes Harun Yuwono sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Pangkalpinang, dari tanggal 7 Mei 2016 hingga terpilihnya Mgr. Adrianus Sunarko, O.F.M, sebagai Uskup Keuskupan Pangkalpinang yang baru pada 28 Juni 2017.


*Keterangan gambar: Mgr Nicolaas Petrus Gabriel Van Der Westen ss.cc
Sumber Foto: Keuskupan Pangkalpinang

*) Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia

Comments

comments