Sejarah Penamaan Wilayah Di Pulau Bangka. #13, Toponimi Kampung Melintang.
Jelajah Bangka
Oleh Dato’ Akhmad Elvian, DPMP.
(Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia.)
_______________________
Dalam peta Res. Bangka en Onderh. Opgenomen door den Topografischen dienst in 1928-1929 Blad 34/XXV d, KK 083-04-01/085-04-10_087-05978-086, Digital collections Leiden University Libraries, terdapat Satu Kampung (native village) di Distrik Pangkalpinang yang diberikan toponimi agak unik yaitu Kampung Melintang.
Diberikan denganToponimi Melintang karena berdasarkan letak geografisnya Kampung atau pemukiman penduduknya dibangun di kiri dan kanan jalan yang dibangun Melintang tidak sejajar dengan jalan atau Verharde Weg yang sudah ada lebih dulu yaitu jalan dari pusat Kota Pangkalpinang menuju ke kampung Sinarboelan dan ke arah Mentok di Utara dan Jalan dari Kampung Jelutung menuju kampung kampung di distrik Sungaiselan di Selatan.
Letak geografis kampung Melintang sesuai peta di atas adalah di sisi Utaranya adalah verharde weg dari Pangkalpinang ke Sinarboelan dan pada sisi Selatan berbatasan dengan kampung Jelutung dan di sisi Timurnya adalah berbatasan dengan Kampung Kerkhof karena terdapat Christen Kerkhof dan terdapat satu masjid atau Langgar (sekarang masjid Albadar) serta rumah rumah penduduk yang masih menggunakan Kayu dan Bamboe (gebouwen of huizen) dan kemudian jalan Jelutung.

Sedangkan pada sisi Barat Kampung Melintang pada Sekitar Tahun 1928 masih terdiri atas kebun kebun Sahang/Lada atau Regelm angelegde pepertuinen.
Toponimi Kampung Melintang juga diberikan pada nama satu kampung yang terletak di Kuala Terengganu, dalam negeri Terengganu Darul Iman, yaitu sebuah negeri di timur Malaysia, dan yang bersempadan dengan Kelantan di utara, Pahang di bagian barat dan selatannya dan Laut Cina Selatan di bagian timur.

