7 April, Kantor Walikota Pangkalpinang Diresmikan Menteri Dalam Negeri.

1
IMG-20260407-WA0003

Oleh Dato’ Akhmad Elvian, DPMP*)

______________

Kota Pangkalpinang berkembang menjadi Kota Kecil dengan dasar pembentukan, Undang-undang Darurat Nomor 6 Tahun 1956 tanggal 14 November 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota Kecil dalam lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Selatan.

Pada waktu itu kota memiliki luas 31,7 km² dengan penduduk berjumlah sekitar 50.000 orang, terdiri atas dua Gemeente yaitu Gemeente Pangkalpinang dan Gemeente Gabek.

Batas-batas wilayahnya ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan DIRECTEUR BINNENLANDS BESTUUR, Nomor 2615/BFg, Tanggal 30 September 1919.

Pemerintah Kota Kecil Pangkalpinang dilengkapi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kecil Pangkalpinang yang terdiri dari 10 orang anggota dan dilengkapi pula dengan Dewan Pemerintah Daerah Kota Kecil yang terdiri dari 3 orang anggota yang dipilih dari anggota DPRD Kota Kecil, sedangkan Ketua Dewan Pemerintah Daerah adalah Kepala Daerah yang kedudukannya berdasarkan Undang-undang tetapi tidak merangkap sebagai anggota.

Urusan-urusan yang termasuk wewenang Kota Kecil pada waktu itu adalah Pekerjaan Umum, Kesehatan, Kehewanan, Perikanan Darat, Sosial, Perindustrian Kecil, Agaria, Perburuhan, Penerangan, Pertanian, Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan.

Sebagai pejabat Walikota Kota Kecil yang pertama pada tahun 1956 adalah Raden Supardi Suwarjo, kemudian dijabat oleh Ahmad Basirun pada tahun yang sama tahun 1956 dan Raden Abdullah (memerintah selama dua tahun yaitu tahun 1956-1958).

Untuk perkantoran Daerah Otonom Kota Kecil Pangkalpinang sebagian berkantor di Jalan Garuda (sekarang Jalan Mayor Muhidin) depan Firma A. Aziz Machmud, serta sebagian lagi di Jalan Balai dan di favilliun Rumah Dinas Walikota di Jalan Merdeka.

Pada masa selanjutnya Kantor Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Pangkalpinang dibangun berlokasi di Jalan Rasakunda dan diresmikan penggunaan oleh Menteri Dalam Negeri H. Amir Machmud pada tanggal 7 April 1977, pada masa Walikotamadya Pangkalpinang dijabat oleh Roesli Romli (memerintah pada Tahun 1972-1978).

See also  Makam Komandan Militer Belanda, D.W. Becking di Sungaiselan, Bangka.

Kantor Walikotamadya Pangkalpinang tersebut saat ini sudah direnovasi dan difungsikan untuk Kantor Dinas PTSP Kota Pangkalpinang dan untuk halaman upacara.

Tiga puluh tahun kemudian, Kantor Walikota Pangkalpinang dibangun baru menggunakan gedung eks. THHK (yang saat itu digunakan sebagai lokasi perkuliahan sementara mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung) dan diberi nama Gedung Tudung Saji.

Pembangunan dimulai pada tahun 2007, masa Walikota Pangkalpinang, Drs. H. Zulkarnain Karim, MM. Dinamakannya Gedung Tudung Saji, adalah untuk dijadikan salah satu icon bagi Kota Pangkalpinang.

Tudung Saji adalah tudung atau penutup dulang yang biasanya digunakan masyarakat Bangka Belitung melaksanakan tradisi Nganggung. Tudung Saji mengandung makna simbolik dari budaya gotong royong dan juga sebagai simbol, bahwa pemerintah adalah pelindung dan pengayom masyarakat.

Pembangunan Gedung Tudung Saji sebagai kantor Walikota Pangkalpinang memang sudah mendesak untuk dilaksanakan mengingat bangunan lama kondisinya tidak representatif lagi, sehingga harus dibangun sesuai dengan perkembangan zaman dan kemajuan agar memudahkan pemberian pelayanan kepada publik.

Pemancangan tiang pertama pembangunan Gedung Tudung Saji dilaksanakan pada tanggal 11 September 2007 oleh Drs. H. Suhaimi M Amin, Msi, Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, didampingi Walikota Pangkalpinang Drs. H. Zulkarnain Karim, MM.

Pada saat pemancangan tiang pertama dijelaskan, bahwa bangunan ini akan dibangun di atas lahan sekitar 1 hektar, berlantai Empat dengan atap genteng keramik serta menggunakan konstruksi pondasi tiang pancang, dan akan selesai sekitar Delapan bulan serta dilaksanakan dalam dua tahap pembangunan.

Bentuk Gedung Tudung Saji secara filosofis mengadopsi gambaran hitungan angka peristiwa sejarah terbentuknya Pangkalpinang pada Tanggal 17 September 1757,

See also  RIMBE’ MAMBANG, Perjalanan & Perjuangan Menuju Kebun Raya Bangka

__________

  • Sejarawan & Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia.
  • Keterangan gambar: Kantor Walikotamadya Pangkalpinang (sekarang Jln. Basuki Rachmat) diresmikan Mendagri H. Amir Machmud, 7 April 1977. Sumber Foto: Istimewa, diolah kembali menggunakan AI.

Comments

comments

1 thought on “7 April, Kantor Walikota Pangkalpinang Diresmikan Menteri Dalam Negeri.

  1. luck8 là nền tảng cá cược trực tuyến uy tín, hoạt động hợp pháp với giấy phép từ Curacao và PAGCOR. Nhà cái gây ấn tượng với giao diện thân thiện, công nghệ mã hóa SSL 256-bit an toàn, tốc độ xử lý giao dịch nhanh chóng cùng nhiều chương trình khuyến mãi hấp dẫn. Ngoài ra, Luck8 còn cung cấp hơn 2000 trò chơi đa dạng từ các nhà phát hành hàng đầu và dịch vụ hỗ trợ khách hàng 24/7 chuyên nghiệp.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *