8 April 1848, Pemerintah Belanda Memutuskan Sewa Rumah Residen Bangka di Mentok.

1
IMG_20260408_121807

Oleh Dato’ Akhmad Elvian*)


Berdasarkan Algemeen Verslag der Residentie Banka over het jaar 1850. Koleksi ANRI, bundle Bangka no. 41, Diketahui tentang kondisi bangunan bangunan pemerintahan di Kota Mentok ibukota keresidenan Bangka. Dalam laporan umum dinyatakan orang perlu mempertimbangkan, bahwa bangunan negara harus dengan sedikit perkecualian tidak boleh terbuat dari material yang buruk, dan bangunan harus berada dalam kondisi yang baik.

Akan tetapi menurut laporan residen kondisi yang ada struktur bangnannya tidak sesuai dengan tujuan. Khusus gudang-gudang di distrik yang hampir semuanya berada di dalam benteng, saat itu genting (maksudnya atap) yang digunakan terbuat dari bahan yang tidak tahan lama. Akibatnya, apabila terjadi kebakaran, maka seluruh bangunan akan habis, sehingga seluruh kubu (benteng) pertahanan akan hancur. Semua bangunan di daerah ini perlu ditutup dengan genting.

Dalam Laporan disebutkan, bahwa pembangunan Satu rumah residen baru masih belum dimulai. Usulan terakhir yang ditujukan kepada direktur mengenal hal ini mengatakan, bahwa dana sebesar f10.243,53 (gulden) yang diperuntukkan guna membangun bangunan utama telah disediakan. Namun, rumah residen tetap berada di bangunan samping, yang sampai Tahun 1850-an belum dibangun.

Dilaporkan juga, bahwa rumah sementara residen, oleh residen sebelumnya didirikan dengan cara seperti yang dijelaskan dalam surat Direktur Produk dan Pergudangan Sipil tertanggal 14 September 1849 Nomor 50001. Kepada Pejabat tinggi Residen Bangka selama tinggal di Mentok, diberi ganti rugi untuk sewa rumah seharga f 120 (gulden) per bulan melalui Keputusan 8 April 1848 Nomor 18. Sebagian dari dana ini yakni f 50 dibayarkan kepada kapten infanteri karena bagi perwira ini rumah dinas yang disiapkan untuknya dipindahkan dan digunakan oleh residen. Dengan dugaan bahwa para pejabat yang menghuni sebuah bangunan negara berhak menerima ganti rugi sewa rumah. Residen mengusulkan kepada direktur untuk mencabut ganti rugi itu. Di Mentok ada kebutuhan dana yang besar untuk tujuan itu (untuk ganti rugi dan sewa menyewa).

See also  SEJARAH TANDU, Alat Transportasi Paling Tua di Pulau Bangka.

Selanjutnya dalam laporan diketahui bahwa di Distrik Pangkalpinang diperlukan Rumah Penjara dari batu. Namun penjara yang selama ini ada tidak memenuhi syarat untuk menampung para pesakitan (narapidana).

Selain itu, rumah dinas untuk administrator di Baturusak, sementara ini tidak ada bangunannya sama sekali. Untuk membangun rumah administrator Baturusak (Distrik Marawang), telah dimintakan dana ke direktur. Rumah ini rencananya akan digunakan untuk aspiran Insinyur Leebert yang ditempatkan di Bangka.

Menelisik artikel Sejarah yang telah saya tulis, diketahui beberapa Residen Bangka berkedudukan di Kota Mentok sampai dengan laporan ini dibuat Tahun 1850 yaitu: K. Heynis, menjabat sebagai residen di Bangka antara tanggal 10 Desember 1816 sampai dengan pertengahan Tahun 1817.

Jabatan Residen Bangka kemudian dijabat sementara oleh, Edelher Herman Warner Muntinghe, sampai kemudian diangkat pejabat residen yang definitif yaitu M.A.P. Smissaert (Tahun 1817-1819). Smissaert kemudian digantikan oleh Letkol Ridder Keer, komandan militer di Bangka dan sekaligus menjabat sebagai residen.

Selanjutnya terdapat beberapa orang residen yang memerintah di Keresidenan Bangka berkedudukan di Kota Mentok yaitu De la Fontaine. Residen De la Fontaine meninggal Tahun 1824 akibat epidemi “Demam Bangka” begitu juga terhadap Tiga orang penggantinya (atau pelaksana tugas) juga meninggal. Hanya pada bulan Agustus 1826, residen yang baru dan sehat mengambil alih kekuasaan sebagai pengganti yaitu residen De Blij.

Beberapa residen Bangka berikutnya yaitu J. van der Eb (Tahun 1842-Mei1848), Francois van Olden (1848-17 September 1850), dan H.J. Saverijn Haesebroek (17 September 1850-4 Maret 1851), saat Algemeen Verslag der Residentie Banka over het jaar 1850. Koleksi ANRI, bundle Bangka no. 41, ini dilaporkan.

See also  Sejarah Penemuan Timah Di Pulau Bangka.

__________
*) Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia.

**)Sumber foto: Pinterest/bintoro hoepoedio (diolah kembali menggunakan AI)

Comments

comments

1 thought on “8 April 1848, Pemerintah Belanda Memutuskan Sewa Rumah Residen Bangka di Mentok.

  1. luck8 là nền tảng cá cược trực tuyến uy tín, hoạt động hợp pháp với giấy phép từ Curacao và PAGCOR. Nhà cái gây ấn tượng với giao diện thân thiện, công nghệ mã hóa SSL 256-bit an toàn, tốc độ xử lý giao dịch nhanh chóng cùng nhiều chương trình khuyến mãi hấp dẫn. Ngoài ra, Luck8 còn cung cấp hơn 2000 trò chơi đa dạng từ các nhà phát hành hàng đầu và dịch vụ hỗ trợ khách hàng 24/7 chuyên nghiệp.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *