Sejarah Asal Usul Penamaan Wilayah Di Pulau Bangka. 02, Toponimi Pangkalpinang.

1
IMG_20260329_234953

Oleh: Dato’ Akhmad Elvian, DPMP.
Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia.

————————————-

TOPONIMI Pangkalpinang atau penamaan wilayah geografis Pangkalpinang secara historis dan filosofis menunjukkan arah cita-cita atau visi awal Pangkalpinang sejak didirikan.

Pangkalpinang berasal dari kata generik “Pangkal” dan kata spesifik “Pinang”. Pangkal dalam bahasa Melayu Bangka bermakna; Tempat kedudukan demang dan jenang yang mengelola pertimahan, pusat segala aktifitas dimulai (Pengkal), pelabuhan dan pusat pasar atau perniagaan (Pangkalan/Pekalen), pusat distrik atau pusat pemerintahan (Pangkal).

Sementara itu kata “Pinang” (areca chatecu), adalah nama sejenis pohon palma yang multi fungsi dan endemik tumbuh di wilayah geografis saat awal pangkal didirikan.

Dalam dialek Hakka, kata Pinang disebut Pinkong (Pinlang) yang berarti Pohon Pinang (nama spesifik atau nama diri), yang secara harfiah dan filosofis tulisan pinlang atau pinkong bermakna: “Adil dan Merata untuk Masyarakat Umum”.

Pada Tahun 1773, nama Pinkong (Pinlang) dijadikan sebagai nama mata uang picis Pangkalpinang yang terbuat dari lempengan Timah dan hanya berlaku untuk wilayah dalam distrik Pangkalpinang.

Pendirian Pangkal-pangkal di Pulau Bangka sebagai tempat kedudukan Demang dan Jenang yang diangkat dari kerabat Sultan atas perintah sultan Palembang Susuhunan Sultan Ahmad Najamuddin I Adi Kesumo kepada Abang Pahang bergelar Tumenggung Dita Menggala sejak pengangkatannya sebagai sultan pada Tanggal 17 September 1757 atau bertepatan dengan Tanggal 3 Muharam 1171 H.

Pada pertengahan Abad 19 atau Tahun 1848, penduduk yang tinggal di distrik Pankalpinang berjumlah 6.694 jiwa atau sebesar 16,23 persen dari total penduduk pulau Bangka (41.246 jiwa).

Penduduk distrik Pangkalpinang terdiri dari Bankanesen (pribumi Bangka orang Darat dan orang Laut) berjumlah 4.576 jiwa, Melajen (Melayu) berjumlah 251 jiwa, dan Chinesen (China) berjumlah 1.867 jiwa. Penduduk distrik Pangkalpinang tersebut tinggal di beberapa underdistrik, yaitu Bukit, Pangkalpinang, Mendobarat, Mendotimur, dan Gerunggang.

See also  Masjid-Masjid Tua Di Pulau Bangka. #71, Masjid Assalam, Zed.

Comments

comments

1 thought on “Sejarah Asal Usul Penamaan Wilayah Di Pulau Bangka. 02, Toponimi Pangkalpinang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *